Statement "Pengamat konstruksi Lokal" Proyek Rp.61,79 Miliar Ruas jalan Bumijawa-Tanjung Kesuma

Kamis, 10 September 2026, September 10, 2026 WIB Last Updated 2026-09-10T12:31:45Z
Pengamat konstruksi Lokal Alfian,ST


Warta Nuban_Lampung Timur

Proyek pembangunan jalan rigid beton ruas jalan Bumijawa tanjung kesuma Kabupaten Lampung Timur kembali menuai sorotan, diduga tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah di tetapkan. 


Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan jalan tersebut menelan anggaran sebesar Rp. 61,79 Miliar yang bersumber dari APBD kabupaten Lampung Timur Th2026. Proyek preservasi tersebut memiliki panjang sekitar 10.825 meter dengan lebar 5 meter dengan lebar 5 meter, Pelaksana oleh PT Way Kawat Abadi.


Diharapkan menjadi penunjang utama aktifitas ekonomi warga. 

Namun, hasil pantauan di lapangan pada hari kamis, 10-09-2026 menunjukan adanya indikasi tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah di tetapkan, di perkuat lagi dengan di temukan retakan di sejumlah bagian rigid beton di lokasi pekerjaan. 



Munculnya retakan pada konstruksi rigid beton menjadi hal yang perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan teknis. Sebab, kualitas konstruksi jalan tidak hanya ditentukan pada saat pengecoran, tetapi juga berkaitan dengan kesiapan tanah dasar, lapisan fondasi, mutu material, proses pengecoran dan pemadatan, sambungan beton, hingga proses perawatan atau curing.


Seorang pengamat konstruksi lokal Alfian,ST menyebut,

Retakan tersebut bukan hal sepele dalam konstruksi jalan beton, retakan beberapa sentimeter saja bisa berdampak signifikan terhadap kekuatan dan umur pakai jalan,” ujarnya.

Besarnya anggaran yang digelontorkan semestinya sebanding dengan kualitas hasil pekerjaan. Terlebih, dana yang digunakan berasal dari anggaran publik, sehingga menuntut adanya akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan proyek.



Sementara itu di tempat terpisah Andi yang mengaku pelaksana dari pihak kontraktor menjelaskan untuk besi ring cincin (begel) memang berbentuk seperti huruf tidak mengelilingi besi tulangan utama dan besi dowel hanya di cat dengan tujuan agar tidak berkarat, jelas Andi.

Tampak pada foto besi ring cincin(begel) tidak mengelilingi besi tulangan utama dan besi tulangan utama tampak dicor tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi



Pengawasan yang efektif semestinya tidak hanya memastikan pekerjaan berjalan sesuai tahapan administrasi, tetapi juga memastikan kualitas fisik pekerjaan memenuhi persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen kontrak. Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya meminta konfirmasi dari PT Way Kawat Abadi selaku penyedia jasa, konsultan pengawas, PPK, serta Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengenai temuan retakan tersebut. Konfirmasi diperlukan untuk mengetahui penyebab retakan, hasil pemeriksaan teknis, standar mutu yang digunakan, serta langkah yang akan dilakukan terhadap bagian pekerjaan yang mengalami keretakan. Ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi pihak pelaksana maupun pihak terkait lainnya sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik. 


(Team)

Komentar

Tampilkan

Terkini